China Kirim Peringatan Keras kepada Amerika Serikat Terkait Ketegangan di Venezuela

admin
0
Udayana Insight

Udayanainsight  Pemerintah China menyampaikan peringatan tegas kepada Amerika Serikat agar menghentikan segala langkah militer terhadap Venezuela, di tengah meningkatnya kehadiran pasukan Amerika di kawasan Karibia. Peringatan ini disampaikan setelah Washington mengklaim operasi tersebut sebagai bagian dari “misi pemberantasan narkotika”, sementara China dan pemerintah Venezuela menilai tindakan itu merupakan bentuk tekanan terhadap kedaulatan negara tersebut.


Sejak 2007, China telah mengucurkan lebih dari 60 miliar dolar AS ke Venezuela melalui berbagai skema investasi, terutama pada sektor energi. Sejumlah perusahaan besar milik negara China juga memiliki kepemilikan strategis dalam industri minyak Venezuela—sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi negara Amerika Latin itu.


Hingga tahun ini, Venezuela tercatat tetap memasok hampir 200.000 barel minyak per hari ke China, meskipun berada di bawah tekanan sanksi internasional yang dipimpin oleh Amerika Serikat.


Beijing menilai setiap potensi konflik atau ketidakstabilan di Venezuela dapat berdampak langsung pada kepentingan strategis dan ekonomi China di kawasan tersebut. Karena itu, China menegaskan bahwa langkah Amerika yang memperbesar pengerahan militernya di Karibia dapat memicu eskalasi yang tidak perlu dan mengancam stabilitas regional.


Sementara itu, pemerintah Venezuela melalui Caracas kembali menuduh Washington melakukan intervensi terselubung dengan dalih operasi anti-narkotika, dan menyebutnya sebagai upaya menekan pemerintahan Presiden Nicolás Maduro.


Situasi di kawasan Karibia kini terus menjadi perhatian internasional. Pertanyaan yang muncul adalah apakah Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, akan membawa konfrontasi ini ke tingkat yang lebih tinggi atau memilih membuka jalur diplomasi untuk meredam ketegangan.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)