
Film TIMUR menandai tonggak penting dalam karier aktor laga internasional Iko Uwais. Selain berperan sebagai pemeran utama, film ini menjadi debut Iko sebagai sutradara di bawah bendera Uwais Pictures. Langkah tersebut memperkuat posisinya sebagai figur sentral dalam pengembangan film aksi Indonesia.
TIMUR mengadaptasi Operasi Mapenduma, salah satu operasi militer paling kompleks dalam sejarah Indonesia. Berlatar tahun 1996 di pedalaman Papua, film ini mengisahkan misi satuan elit Kopassus dalam membebaskan 26 sandera Tim Ekspedisi Lorentz 95 yang ditawan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Danjen Kopassus saat itu, Brigjen Prabowo Subianto. Film ini menampilkan jalannya misi dengan pendekatan realistis, menonjolkan strategi militer, ketahanan pasukan, serta risiko tinggi yang dihadapi di medan ekstrem.
"Operasi Mapenduma adalah warisan nasional. Melalui film ini, kami ingin membangun kebanggaan terhadap sejarah besar bangsa. Ini adalah simbol keberanian, pengabdian, dan persatuan yang harus dikenang generasi muda," ujar Iko Uwais dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025.
Meski bertema militer, TIMUR tetap menitikberatkan pada nilai kemanusiaan, loyalitas, dan persaudaraan, tanpa menyinggung isu sensitif. Didukung visual alam Papua yang kuat dan koreografi laga berstandar internasional, TIMUR hadir sebagai penghormatan terhadap sejarah militer Indonesia sekaligus bukti kesiapan sinema nasional bersaing di tingkat global.