Desa Wisata Hijau Bilebante Raih Predikat Desa Wisata Terbaik Nasional WIA 2025

Feby
0
Udayana InsightUdayanainsight - Kementerian Pariwisata menetapkan Desa Wisata Hijau Bilebante di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sebagai Desa Wisata Terbaik Nasional dalam ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Waedhana menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada desa yang mampu menghadirkan pengalaman wisata otentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi masyarakat.


Ia menjelaskan bahwa penilaian dilakukan melalui kolaborasi antara kementerian dan dewan juri independen, hal ini disampaikan pada malam penganugrahan yang berlangaung di Jakarta, Jumat (5/12). Fokus penilaian meliputi tata kelola dan rekognisi desa wisata, manajemen pengunjung, pengembangan produk wisata lokal, serta penilaian fasilitas kepariwisataan yang mencakup amenitas, aksesibilitas, ketersediaan fasilitas umum, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.


Kepala Desa Wisata Hijau Bilebante, Asrok, mengungkapkan bahwa wilayah tersebut dulunya merupakan lokasi galian tambang pasir. Melalui usaha kolektif warga dan kepemimpinan kepala desa sebelumnya, aktivitas tambang berhasil dihentikan dan kawasan direklamasi hingga kembali ke kondisi semula. Lahan yang telah pulih kemudian dikembangkan menjadi kawasan wisata berbasis pertanian.

“Kami kembalikan desa ini ke pertanian dan mengembangkannya menjadi kawasan wisata. Di sana ada sawah, tanaman padi, palawija, dan berbagai aktivitas pertanian lain yang menjadi daya tarik,” ujar Asrok.

 

Wisatawan yang berkunjung ke Bilebante dapat merasakan berbagai pengalaman khas, mulai dari menikmati matahari terbenam di tepi pantai dan persawahan, hingga relaksasi melalui spa dan pijat refleksi di tengah hamparan sawah yang hijau. Ragam atraksi tersebut menjadi wujud transformasi desa tambang menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang kini mendapat pengakuan nasional.


Keberhasilan Desa Wisata Hijau Bilebante diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi lokal secara kreatif dan berkelanjutan, selaras dengan arah pembangunan pariwisata Indonesia.


Ketua Pokdarwis Desa Wisata Hijau Bilebante Pahrul Azim mengatakan bahwa masyarakat desanya berupaya memperkenalkan keindahan desa ke pasar Berlin, Jerman, Malaysia sampai Vietnam. Termasuk rajin mengikuti ajang pameran pariwisata Bali & Beyond Travel Fair (BBTF). 

"Kemarin saya ke Malaysia, Thailand, dan yang paling penting dapat kesempatan bicara di TV Berlin. Jadi itu pengaruhnya sangat besar sekali," katanya. 

 

Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025 merupakan sebuah ajang pemberian apresiasi kepada insan pariwisata atas dedikasi, sinergi, dan kontribusi mereka dalam memajukan pariwisata Indonesia. WIA menjadi tolak ukur bagi seluruh pelaku pariwisata dalam menghadirkan layanan berkualitas mulai dari kebersihan, keselamatan, konsistensi pelayanan, tanggung jawab lingkungan, tata kelola destinasi dan event, hingga kepemimpinan dan kelembagaan. 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)